Aksi Massa Guncang Salatiga, Danrem Makutarama Tegak Dukung Polres Salatiga Hadapi Demo

Aksi Massa Guncang Salatiga, Danrem Makutarama Tegak Dukung Polres Salatiga Hadapi Demo

Salatiga, 29 Agustus 2025 – Suasana Kota Salatiga mendadak tegang pada malam hari. Saat ratusan orang yang tergabung dalam Kelompok Salatiga Menggugat memadati depan Gedung Sabda Mulia, Jalan Brigjen Sudiarto, Kalicacing, Sidomukti Jawa Tengah.

Massa dari berbagai elemen mahasiswa UKSW, UIN, PMII, Kelompok Kamisan, Cipayung Plus, hingga Mahasiswa Papua—menggelar unjuk rasa mengecam tindakan represif aparat Brimob di Jakarta.

Dengan pengeras suara, megafon, spanduk bertuliskan “Ditindas Pejabat, Dilindas Aparat” dan poster “Adili Pembunuh Rakyat”, massa melakukan orasi lantang. Gelombang tuntutan diarahkan pada kepolisian yang mengecam kekerasan dan pembunuhan sistematis terhadap masyarakat sipil, mendesak pengadilan terhadap pelaku penindasan yang menewaskan Affan Kurniawan, hingga menuntut pembebasan rekan-rekan mereka yang ditahan dalam rangkaian aksi di berbagai daerah.

Di tengah riuhnya teriakan demonstran, hadir Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han, yang memberikan dukungan penuh kepada Polres Salatiga dalam mengawal jalannya aksi. Kehadiran Danrem menjadi sinyal kuat bahwa aparat TNI–Polri bersatu menjaga kondusivitas kota, memastikan aksi berjalan terkendali tanpa benturan fisik. 

Meski teriakan massa menggema, jalannya aksi tetap berada dalam kendali aparat. Danrem bersama jajaran TNI memberikan dukungan moril kepada Polres untuk bertindak humanis, mengedepankan dialog, namun tetap siaga menghadapi segala kemungkinan.

Meski aksi yang berlangsung berjam-jam ini sedikit ricuh karena provokator namun bisa diatasi dan berakhir dengan aman. Salatiga yang sempat berguncang oleh gelombang suara mahasiswa kembali tenang, meninggalkan pesan keras dari jalanan, aspirasi rakyat harus didengar, tetapi stabilitas bangsa tetap harus dijaga. (Penrem073Mkt/N99)