Danrem 073/Makutarama Dukung Terobosan “Babinsa Digital” untuk Ketahanan Pangan Nasional
Kab. Semarang, 29 Agustus 2025 – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional memasuki babak baru. Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han, menerima paparan dari Yayasan Datakarta asal Yogyakarta yang mengajukan proposal program “Babinsa Digital untuk Ketahanan Pangan Nasional” di Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Program inovatif ini menitikberatkan pada optimalisasi peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dengan dukungan teknologi digital untuk memantau, mendata, serta mendampingi masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan.
Dalam pemaparannya, Yayasan Datakarta menekankan empat pilar utama ketahanan pangan yaitu ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas pangan. Melalui integrasi data digital, Babinsa diharapkan mampu memberikan gambaran lebih cepat dan akurat terkait kondisi pangan di wilayah, sekaligus menjadi ujung tombak dalam pengawalan program pemerintah di sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Danrem 073/Makutarama menyambut baik gagasan tersebut. Ia menilai, pemanfaatan teknologi digital bagi Babinsa merupakan langkah strategis untuk mendukung pemerintah dalam menghadapi tantangan pangan di masa depan.
“Babinsa selama ini menjadi garda terdepan dalam membina masyarakat desa. Jika diperkuat dengan sistem digital, maka perannya akan semakin efektif, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Kolonel Arm Ezra Nathanael.
Program “Babinsa Digital” diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Korem 073/Makutarama, tetapi juga dapat direplikasi secara nasional sebagai model penguatan pangan berbasis teknologi dan kemanunggalan TNI–rakyat. (Penrem073Mkt/N99)


