Musrenbangwil Se-Eks Karesidenan Pati tahun 2025
Kab. Pati, 21-4-2025 – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) se-Eks Karesidenan Pati Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Pati. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para pemangku kepentingan daerah untuk menyelaraskan rencana pembangunan, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi.
Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan. Ia menyebutkan bahwa pembangunan di Jawa Tengah harus bersifat nyata dan terfokus, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan sebagai bagian dari kontribusi provinsi sebagai lumbung pangan nasional.
“Jawa Tengah ibarat anak muda yang perlu investasi. Kita harus menjadi manajer marketing untuk daerah kita sendiri. Potensi daerah berbeda-beda, maka eks Karesidenan Pati harus bersatu,” ujar Gubernur.
Ia juga mendorong optimalisasi infrastruktur jalan sebagai penunjang distribusi hasil pangan serta memperkenalkan program “Kecamatan Berdaya” yang fokus pada pemberdayaan ekonomi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, perempuan, pelaku ekonomi kreatif, serta pengembangan sport center dengan memanfaatkan aset pemerintah daerah.
Turut hadir dalam kegiatan ini Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Prasetya, S.E., M.Han., mewakili Pangdam IV/Diponegoro; Karorena Polda Jateng Kombes Pol. Handoyo, S.I.K., M.Si., mewakili Kapolda Jawa Tengah; Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah H. Sumanto, SH; para kepala OPD Jawa Tengah; serta para bupati, kapolres, dan dandim dari wilayah se-Eks Karesidenan Pati.
Musrenbangwil ini juga menjadi momentum untuk menyinergikan program-program pembangunan provinsi dan kabupaten/kota dalam menghadapi isu-isu strategis seperti perubahan iklim dan ketahanan pangan. (Penrem073Mkt/N99)


