Prajurit TNI AD Sebagai Alat Negara Untuk Memegang Teguh Komitmen Netralitas

Prajurit TNI AD Sebagai Alat Negara Untuk Memegang Teguh Komitmen Netralitas

Salatiga - Korem 073/Makutarama gelar upacara bendera 17-an bulan Mei Tahun 2023, dilapangan Makorem. Salatiga. Rabu. (17/05/2023).

Bertindak sebagai Inspektur upacara Kepala Seksi Personel (Kasipers) Korem 073/Makutarama Letkol Arm Bismi Tambunan, S.Sos., komandan upacara Kapten Caj Suyono yang diikuti seluruh anggota Korem 073/Makutarama, Disjan dan PNS.

Letkol Arm Bismi Tambunan, S.Sos., saat membcaakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) mengatakan, masih dalam suasana Idul Fitri, saya selaku Kepala Staf Angkatan Darat, mengucapkan Selamat hari raya Idul Fitri 1444 H, mohon maaf lahir dan batin bagi segenap prajurit dan PNS TNI AD.

Event regional KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah berlangsung dengan lancar dan aman. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari pelaksanaan tugas kita dalam Pengamanan VVIP yang telah terselenggara secara profesional, proporsional dan humanis serta selalu bersinergi dengan POLRI dan semua unsur yang terlibat.

“Suksesnya penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 membuat citra Bangsa Indonesia di mata ASEAN dan dunia semakin baik. Keberhasilan Pengamanan VVIP pada KTT ASEAN ini juga menjadi salah satu bukti bahwa sinergi antar institusi merupakan salah satu kunci utama dalam keberhasilan pelaksanaan tugas,”ucap Letkol Bismi.

TNI AD mendukung program-program pemerintah dibidang sosial kemasyarakatan juga terus dilaksanakan dan semakin dirasakan manfaatnya, hal ini tentu memberikan kontribusi positif sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Tentara Nasional Indonesia masih menempati posisi teratas, sekaligus menjadi indikator yang menunjukkan bahwa masyarakat menaruh harapan yang besar kepada TNI.

Bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei nanti, evaluasi terhadap keberhasilan dan kekurangan dalam pelaksanaan tugas hendaknya dapat membangkitkan semangat baru untuk melakukan berbagai tugas negara dengan lebih baik.

Melalui Gerakan Budi Utomo tahun 1908 yang menjadi tonggak sejarah kebangkitan perjuangan secara nasional, hendaknya dijadikan sebagai pembelajaran untuk mengikis ego sektoral dan secara simultan membangun semangat sinergi antar seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama membangun NKRI menjadi negara yang semakin maju.

Prajurit TNI AD sebagai alat negara untuk tetap memegang teguh komitmen netralitas. Jangan ada prajurit TNI AD yang terjebak dalam politik praktis, kita harus mampu memainkan peranan sebagai penyejuk suasana dan menjadi katalisator serta pemersatu dari semua lapisan masyarakat.

(Penrem 073/Makutarama)